Grafik Barber Jhonson

December 27, 2014 at 12:17 am Leave a comment

  1. Grafik Barber Johnson
  • Pengertian

Pada tahun 1973, Barry Barber, M.A., PhD., Finist P., AFIMA dan David Johnson, M.Sc berusaha merumuskan dan memadukan empat parameter untuk memantau dan menilai tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia untuk bangsal perawatan pasien. Keempat parameter yang dipadukan tersebut yaitu BOR, Alos, TOI dan BTO. Perpaduan keempat paarameter tersebut lalu diwujudkan dalam bentuk grafik yang akhirnya dikenal sebagai grafik Barber Johnson ( Sudra, 2010 ).

 gbj

  • Manfaat Grafik Barber Jhonson

Grafik Barber Jhonson bisa dimanfaatkan untuk :

  1. Membandingkan tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia dari suatu unit rumah sakit atau bangsal dari waktu ke waktu dalam periode tertentu.
  2. Memonitor perkembangan pencapaian target efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia yang telah ditentukan dalam suatu periode tertentu.
  3. Membandingkan tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia antar unit (misalnya antar bangsal disuatu RS) dalam periode tertentu memantau dampak dari suatu penerapan kebijakan terhadap efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia.
  4. Mengecek kebenaran laporan hasil perhitungan empat parameter efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia (BOR, aLOS, TOI dan BTO). Jika keempat garis bantunya berpotongan disatu titik berarti laporan hasil perhitungan tersebut benar.
  • Cara membuat Grafik Barber Jhonson

Cara membuat grafik barber jhonson sebagai berikut :

  1. Skala pada sumbu horisintal tidak harus sama dengan skala sumbu vertikal
  2. Skala pada suatu sumbu harus konsisten
  3. Skala pd sumbu horisintal dan vertikal dimulai dr angka 0 dan berhimpit membentuk koordinat 0,0
  4. Judul grafik harus secara jelas menyebutkan nama RS, nama bangsal (bila perlu) dan periode waktu
  • Garis bantu BOR
  1. Tentukan nilai BOR yang akan dibuat garis bantunya, misalnya BOR = 75 %
  2. Tentukan koordinat titik bantu BOR, misalnya untuk BOR 75 % maka koordinat titik bantunya :

– LOS = nilai BOR dibagi 10 = 75/10 = 7,5

– TOI = 10 – nilai LOS = 10 – 7,5 =2,5

  1. Tarik garis mulai dari koordinat 0,0 melewati titik bantu BOR tersebut
  2. Beri keterangan, garis tersebut adalah BOR = 75 %
  • Garis bantu BTO
  1. Tentukan nilai BTO yang akan dibuat garis bantunya, misalnya BTO = 10.
  2. Tentukan titik bantu ddisumbu LOS dan TOI (nilainya sama) dgn cara : Titik bantu = (Jumlah hari dalam periode laporan) dibagi (Nilai BTO) = 30/10 = 3. Jadi lokasi titik bantunya adalah LOS = 3 dan TOI = 3.
  3. Tarik garis yang menghubungkan kedua titik bantu tersebut.
  4. Beri keterangan, misalnya bahwa garis tersebut adalah BTO = 10.
  5. Daerah Efisiensi merupakan daerah yang dibatasi oleh perpotongan garis. TOI : 1-3, BOR : 75 % dan LOS : 3-12

(Sudra,2010).

  1. Cara menggunakan Grafik Barber Jhonson

Setelah blangko Grafik Barber Jhonson dibuat sesuai ketentuan tersebut diatas maka bisa dimulai menggunakannya untuk menilai efisiensi penggunaan tempat tidur tersedia di suatu RS atau bangsal pada periode tertentu dengan cara berikut ini :

  • Siapkan data yang dibutuhkan untuk menghitung empat parameter (BOR, aLOS, TOI dan BTO) untuk periode yang akan dibuat grafik Barber Jhonson Periode grafik Barber Jhonson bisa tahunan, semester, tribulan atau bulanan. Data ini bisa diambil dari lembar laporan RL-1 periode yang bersangkutan atau lembar RP (rekapitulasi bulanan SHRI) atau sumber lainnya.
  • Hitunglah nilai BOR, ALOS, TOI dan BTO untuk periode tersebut.
  • Tentukan titik grafik Barber Jhonson dalam grafik Barber Jhonson yang merupakan perpotongan dari keempat nilai parameter tersebut dengan cara sebagai berikut :
  1. Tarik garis bantu BOR = 80%
  2. Tarik garis bantu aLOS = 14,6
  3. Tarik garis bantu TOI = 3,65
  4. Tarik garis bantu BTO = 20
  1. Cara membaca grafik Barber Jhonson

Untuk membaca grafik Barber Jhonson, lihatlah posisi titik Barber Jhonson terhadap daerah efisien. Apabia titik grafik Barber Jhonson terletak didalam daerah efisien berarti penggunaan tempat tidur tersedia pada periode yang bersangkutan sudah efisien.

Sebaliknya, apabila titik Barber Jhonson masih berada diluar daerah efiien berarti penggunaan tempat tidur tersedia pada periode tersebut masih belum efisien (Sudra,2010).

Entry filed under: ~Keep spiriT. Tags: .

Hak dan Kewajiban Dokter&Pasien Desain Formulir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


~Wait a Minuets

~Islam…

>>Al-Qur'an >>Jadwal Sholat >>Asmaul Husna Asmaul Husna

~Translate

~My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

~Let’s to Chat….

~Afiliasi

~Page Rank ‘n Counter

My Popularity (by popuri.us) IP free counters

Recent Posts

~Top Rated


%d bloggers like this: