Kerahasiaan dan Pelepasan Informasi Medis

June 4, 2013 at 4:58 pm Leave a comment

12Kerahasiaan Rekam Medis
Secara umum telah disadari bahwa informasi yang didapat dari rekam medis sifatnya rahasia. Informasi di dalam rekam medis bersifat rahasia karena hal ini menjelaskan hubungan yang khusus antara pasien dengan dokter yang wajib dilindungi sesuai dengan kode etik kedokteran dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam Peraturan Pemerintah No. 10 tahun 1966 pasal 3 disebutkan bahwa yang wajib menyimpan rahasia antara lain tenaga kesehatan dan perawat (DepKes, RI. 1997).
PerMenKes RI No. 269/MENKES/PER/III/2008 mengatur masalah kerahasiaan suatu informasi yang menyangkut informasi medis pasien pada pasal:
Pasal 10 : Rekam medis merupakan berkas yang wajib dijaga kerahasiaannya.
Pasal 11 : (1) Penjelasan tentang isi rekam medis hanya boleh dilakukan oleh dokter atau dokter gigi yang merawat pasien dengan izin tertulis pasien atau berdasarkan peraturan perundang-undangan.
(2) Pimpinan sarana pelayanan kesehatan dapat menjelaskan isi rekam medis secara tertulis atau langsung kepada pemohon tanpa izin pasien berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Pasal 12 : (1) Berkas rekam medis milik sarana pelayanan kesehatan.
(2) Isi rekam medis merupakan milik pasien
(3) Isi rekam medis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dalam bentuk ringkasan rekam medis.
(4). Ringkasan rekam medis sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diberikan, dicatat, atau dicopy oleh pasien atau orang yang diberi kuasa atau atas persetujuan tertulis pasien atau keluarga pasien yang berhak untuk itu.
Pasal 13 : (1) Pemanfaatan rekam medis dapat dipakai sebagai:
(a) Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan pasien;
(b) Alat bukti dalam proses penegakan hukum;
(c) Keperluan pendidikan dan penelitian
(d) Dasar pembayar biaya pelayanan kesehatan
(e) Data statistik kesehatan.
(2) Pemanfaatan rekam medis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c yang menyebutkan identitas pasien harus mendapat persetujuan secara tertulis dari pasien atau ahli warisnya dan harus dijaga kerahasiaannya.
(3) Pemanfaatan rekam medis untuk keperluan pendidikan dan penelitian tidak diperlukan persetujuan pasien, bila dilakukan untuk kepentingan negara. Pasal 14: Pimpinan sarana pelayanan kesehatan bertanggung jawab atas hilang, rusak, pemalsuan, dan/atau penggunaan oleh orang atau badan yang tidak berhak terhadap rekam medis
8. Pengungkapan Informasi Kesehatan
Dalam kaitannya dengan pengungkapan informasi terdapat tiga masalah etik, yaitu :
a. Pelanggaran prinsip kebutuhan untuk mengetahui (need to know principle).
b. Penyalahgunaan surat persetujuan atau otorisasi yang tidak tertentu (blanked authorization).
c. Pelanggaran privasi yang terjadi sebagai akibat dari prosedur pengungkapan sekunder (secondary release).
Secara tradisonal, standar pengungkapan infomasi adalah kebutuhan untuk mengetahui apabila suatu perusahaan asuransi menerima permintaan pembayaran dari seorang pasien dengan tindakan yang telah dijalaninya, maka surat permintaan informasi dikirimkan ke sarana kesehatan terkait dan profesional Management Informasi Kesehatan memeriksa legitimasi kelengkapan persyaratan secara seksama kemudian akan :
a. Membandingkan tanda tangan pasien pada surat tersebut dengan tanda tangan yang telah diperolehnya pada saat perawatan.
b. Meneliti tanggalnya untuk memastikan bahwa surat permintaan bertanggal sesudah perawatan, sehingga dapat dipastikan bahwa pasien menyadari atas informasi apa yang diotorisasikannya untuk diungkapkan.
c. Meneliti kebenaran bahwa perusahaan asuransi tersebut adalah perusahaan yang sesuai dengan polis asuransi yang dimiliki oleh pasien.
d. Meneliti tentang informasi apa yang diminta dan apakah peminta memang berwenang meminta informasi tersebut.
Pasien kadang kala menandatangani otorisasi yang tidak tertentu (blanket authorization) tanpa memahami implikasinya. Peminta informasi kemudian dapat menggunakannya untuk bertahun-tahun. Masalah pada kasus demikian adalah bahwa pasien tidak dapat mengantisipasi penggunaan otorisasi tersebut dikemudian hari. Pelepasan informasi kepada pihak lain (secondary release) sering muncul sejak era komputerisasi informasi kesehatan. Suatu permintaan yang sah dapat diproses untuk pembayaran tagihan asuransi, tetapi tidak menjamin keamanan dikemudian hari. Peminta pertama dapat meneruskan informasi kepada pihak lain tanpa otorisasi pasien lagi.
9. Pelepasan Informasi Data Rekam Medis
Pelepasan adalah proses, cara atau perbuatan (hal dan sebagainya) menjadikan bebas atau tidak ada ikatan (DepDiknas, 2008)
Pelepasan informasi menggunakan formulir-formulir sebagai berikut :
a. Ringkasan (Resume) keluar
Menurut PerMenKes RI No. 269/MENKES/PER/III/2008 pasal 4 ayat 2 disebutkan bahwa isi ringkasan pulang (resume keluar) sekurang-kurangnya memuat :
1) Identitas pasien
2) Diagnosis masuk dan indikasi pasien dirawat
3) Ringkasan hasil pemeriksaan fisik dan penunjang, diagnosis akhir, pengobatan dan tindak lanjut; dan
4) Nama dan tanda tangan dokter yang memberikan pelayanan kesehatan.
Resume ini harus disingkat dan hanya menjelaskan informasi penting tentang penyakit, pemeriksaan yang dilakukan dan pengobatannya. Resume ini harus ditulis segera setelah pasien keluar dan isinya menjawab pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1) Mengapa pasien masuk rumah sakit?
2) Apa hasil-hasil pemeriksaan laboratorium, roentgen dan fisik?
3) Apa pengobatan medis maupun operasi yang diberikan?
4) Bagaiamana keadaan pasien pada saat keluar?
5) Apa anjuran pengobatan atau perawatan yang diberikan?
b. Ringkasan Riwayat Poliklinik
Menurut PerMenKes RI No. 269/MENKES/PER/III/2008 pasal 3 ayat 1 disebutkan bahwa isi rekam medis untuk pasien rawat jalan pada sarana pelayanan kesehatan sekurang-kurangnya memuat:
1) Identitas pasien
2) Tanggal dan waktu
3) Hasil anamneses
4) Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik
5) Diagnosis
6) Rencana penatalaksanaan
7) Pengobatan dan atau tindakan
8) Pelayanan yang telah diebrikan kepada pasien
9) Persetujuan tindakan bila diperlukan

b. Formulir asuransi yang terkait dengan pelayanan kesehatan
Formulir yang terkait dengan pelayanan kesehatan dari suatu asuransi yang diberikan kepada dokter. Prosedur pelepasan informasi medis adalah sebagai berikut:
a. Menerima konsep resume yang telah dibuat oleh dokter yang merawat dari berkas rekam medis pasien keluar yang telah di assembling dan dilakukan pengecekan data pasien berdasarkan berkas rekam medis pasien tersebut.
b. Konsep resume yang telah diteliti kebenarannya diketik dan diprint rangkap dua.
c. Menyerahkan resume tersebut kepada dokter yang merawat untuk ditanda tangani.
d. Hasil resume rangkap dua tersebut di serahkan ke bagian keuangan dan ke dalam file rekam medis untuk dicatat ke dalam buku kegiatan korespondensi rekam medis. Konsep resume disimpan sebagai arsip pokok urusan korespondensi dan pengendalian mutu rekam medis.
e. Membuat surat bukti penerimaan atas klaim biaya perawatan pasien baik dari perusahaan penanggung biaya pasien, perusahaan asuransi maupun pihak ketiga yang memerlukan informasi kesehatan berdasarkan surat kuasa atau surat ijin tertulis dari dokter dan pasien untuk kepentingan pasien.
f. Melakukan pembukuan atas semua permintaan informasi kesehatan pasien dengan bukti pelepasan informasi yang bermaterai (DepKes, RI. 1997).

Entry filed under: ~Study Hard. Tags: .

Penghitungan Kebutuhan Tenaga Kerja dengan Rumus Full Time Equivalent (FTE) Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


~Wait a Minuets

~Islam…

>>Al-Qur'an >>Jadwal Sholat >>Asmaul Husna Asmaul Husna

~Translate

~My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

~Let’s to Chat….

~Afiliasi

~Page Rank ‘n Counter

My Popularity (by popuri.us) IP free counters

Recent Posts

~Top Rated


%d bloggers like this: