ANALISIS KUALITATIF ADMINISTRATIF DOKUMEN REKAM MEDIS

March 23, 2013 at 5:16 pm Leave a comment

Image

  1. A.  Analisis Kualitatif Administratif
  2. Definisi Analisis Kualitatif Administratif

Analisis kualitatif yaitu suatu review yang ditujukan terhadap dokumen rekam medis untuk mengidentifikasi tentang ketidak lengkapan dalam pengisian dokumen rekam medis, dalam analisa kualitatif harus memerlukan pengetahuan tentang terminologi medis, anatomi dan fisiologi, dasar-dasar ilmu penyakit, serta isi catatan medis.

Adapun tujuan dilakukan analisis kualitatif yaitu:

  1. Agar rekam medis lengkap dan dapat digunakan bagi referensi pelayanan kesehatan, melindungi minat hukum, sesuai dengan peraturan yang ada.
  2. Menunjang informasi untuk aktifitas penjamin mutu quality assurance.
  3. Membantu penetapan diagnosis dan prosedur pengkodean penyakit.
  4. Bagi riset medis, studi administrasi dan penggantian biaya perawatan.
  5. Komponen Analisis Kualitatif Administratif

Analisis kualitatif administratif (AKLA), menelaah kelengkapan 6 unsur administrarif perawatan yaitu:

  1. Kejelasan masalah dan kondisi/diagnosis

Adanya hubungan yang jelas antara informasi dari pasien dengan tindakan yang dilakukan.

  1. Masukan konsisten

Adanya hubungan antara data dalam rekam medis dengan informasi tentang kondisi pasien.

  1. Alasan pelayanan

Setiap pelayanan yang diberikan harus jelas alasan yang mendasarinya.

  1. Informed consent, diberikan bila ada tindakan medis khusus yang memerlukan alternatif lain dan jelaskan secara tertulis. Alternatif yang diambil ditandatangani pasien atau keluarga.
  2. Telaah rekaman, dilakukan untuk menjamin bahwa rekaman yang dihasilkan mempunyai kondisi yang baik, meliputi:

1)   Mutakhir

Informasi dalam rekam kesehatan dicatat segera, tidak ditunda hingga ke hari berikutnya. Bila ada korespondensi medis untuk pihak luar dikerjakan dalam waktu kurang dari 7 hari.

2)   Tulisan terbaca

Dapat terbacanya masukan informasi berupa abjad dan angka yang ditulis dalam rekam kesehatan.

3)   Singkatan baku

Penggunaan peristilahan medis yang sudah disepakati dalam dunia kesehatan dan atau di sarana pelayanan kesehatan.

4)   Menghindari sindiran

Tulisan medis dalam rekam kesehatan tidak saling menjatuhkan sesama rekan.

5)   Pengisian tidak senjang

Pencatatan dilakukan setiap pasien ke klinik tanpa adanya kekosongan meski dalam keadaan darurat, sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

6)   Tinta

Rekam kesehatan hanya menggunakan tinta warna biru atau hitam dalam penulisan. Khusus untuk suhu, nadi, pernafasan (grafik) boleh menggunakan warna merah atau hijau.

 

7)   Catatan jelas

Kelengkapan informasi rekam kesehatan berdasarkan urutan kronologis sesuai tahapan kunjungan dan pemberian pelayanan kesehatan, sehingga informasi medis jelas dan mudah dipahami.

8)   Informasi ganti rugi

  1. Informasi penanggung biaya perawatan pasien.

(Hatta, 2011)

Entry filed under: ~Keep spiriT. Tags: .

Peraturan Modifikasi Mortalitas Retensi dan Pemusnahan Dokumen Rekam Medis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


~Wait a Minuets

~Islam…

>>Al-Qur'an >>Jadwal Sholat >>Asmaul Husna Asmaul Husna

~Translate

~My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

~Let’s to Chat….

~Afiliasi

~Page Rank ‘n Counter

My Popularity (by popuri.us) IP free counters

Recent Posts

~Top Rated


%d bloggers like this: